Showing posts with label Tekhnologi. Show all posts
Showing posts with label Tekhnologi. Show all posts

Saturday, October 12, 2019

Jurus Jitu Menghemat Listrik

Listrik merupakan kebutuhan pokok yang sangat di butuhkan sehari - hari oleh masyarakat luas. Namun, sejalan dengan kondisi perekonomian yang selalu dinamis, menyebabkan permintaan akan pasokan listrik semakin besar, sehingga pada akhirnya nilai ke-ekonomian listrik pun meningkat.


Sayangnya pasokan listrik di Indonesia masih menggantungkan kepada sumber alam yang terbatas saat ini. Sehingga kecenderungan untuk meningkatnya nilai jual listrik sangatlah terbuka lebar.

Hal ini berbanding terbalik dengan pendapatan masyarakat yang cenderung tetap dan menurun. Jikapun ada peningkatan, tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar sejumlah tagihan listrik setiap bulan. Maka dari itu usaha untuk menghemat penggunaan listrik jadi salah satu solusi.

Menghemat listrik sangatlah memungkinkan untuk menghindari jebolnya anggaran keuangan baik keluarga maupun lembaga seperti lembaga swasta dan pemerintah, terlebih lagi perusahaan yang banyak bergerak menggunakan listrik.

Ada tiga jurus yang saat ini menjadi sebuah trend di masyarakat untuk menghemat listrik sehingga anggaran keluarga maupun lembaga bisa diminimalisir. Adapun cara untuk menghemat penggunaan listrik tersebut diantaranya :

1. Mengganti peralatan elektronik

Penggunaan alat elektronik yang banyak memakan daya listrik saat ini banyak ditinggalkan oleh masyarakat. Mereka mulai mengganti secara bertahap menggunakan alat yang sifatnya hemat energi. Semisal : lampu ulir di ganti dengan lampu LED, PC di gantikan dengan mesin laptop, Tv tabung digantikan dengan TV LED dan sebagainya.

2. Menggunakan Power Bank

Jurus jitu selanjutnya adalah menghemat menggunakan Power Bank. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa power bank saat ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi beberapa kalangan. Kapasitas power bank yang hadir di masyarakat sangatlah beragam. Mulai dari kapasitas 5.000 mah bahkan ada yang mampu menyediakan hingga 60.000 mah.

Pengisian power bank sangatlah cepat dengan menggunakan teknologi fast charging, namun penggunaannya jika diaplikasikan ke elektronik hemat energi seperti lampu led, dapat digunakan 2 hingga 3 hari. Terlebih lagi pengisiannya menggunakan teknologi sollar cell. Akan sangat menghemat biaya listrik anda.

3. Menggunakan Sollar Cell

Penggunaan sumber listrik dari cahaya matahari saat ini sudah menjadi trend. Berbagai jenis bahan baku Sollar Cell mulai bermunculan, sehingga menjadikan harga Sollar Cell Semakin murah.

Penggunaan Sollar cell dapat membantu menghemat biaya listrik hingga 50 persen, ini merupakan jurus yang paling jitu. Bahkan di beberapa tempat, dengan mengkombinasikan antara power bank dan sollar cell, dapat terbebas dari penggunaan sumber listrik yang berasal dari PLN.

Selain menghemat anggaran kelistrikan, Sollar cell juga sangat efisien, karena tidak menyebabkan polusi, mudah di gunakan, serta memiliki daya tahan lama.

Nah, bagaimana menurut anda, kira-kira jurus jitu yang mana yang bisa segera di terapkan ?

Friday, May 4, 2018

Heboh... Malware Curi Data Kita Di Whatsapp!!!


Sang Bujana - Pencurian data merupakan salah satu hal yang membuat seseorang merasa resah. Apalagi data yang di curi merupakan data pribadi yang sangat privasi. Pencurian data acapkali sangat mudah dilakukan karena ketidaktahuan pemilik data itu sendiri terhadap cara-cara tersebut.

Saat ini menjadi sangat viral ketika ada pesan berantai di android melalui aplikasi whatsapp. Pesan itu berisi tentang arahan untuk menyentuh bagian pesan dengan gambar bulat berwarna hitam. Para pengguna lebih sering menyebutnya Black Button atau Tombol Hitam.

Budaya pengguna ponsel pintar / gawai yang sering menyebarkan berita tanpa mengetahui apa yang mereka sebarkan, membuat penyebaran malware black Button sangat cepat. Tentunya hal ini sangat merugikan pengguna gawai.

Malware black button sendiri merupakan malware yang di sebarkan untuk mengganggu jalannya sistem operasi android. Dengan cara kerja malware yang tak terlihat ini, membuat pengguna gawai merasa ini hanyalah sebuah lelucon. Sehingga mengirimkan pesan ini kepada teman, grup, serta status di aplikasi whatsapp miliknya. 

Biasanya para membuat malware ini mengincar data pribadi berupa data id, pasword baik email maupun data perbankan. Beberapa kasus yang terjadi ketika pemilik gawai jarang membersihkan androidnya dari serangan malware yang tidak terlihat tadi, sering kali akun mereka dibajak, uang mereka di bank hilang atau dibobol dan sebagainya.

So, hati-hatilah dan jangan mudah menyebar informasi tanpa kita ketahui apa isi informasi tersebut.

Baca juga cara kerja malware disini.

Cara Kerja Malware "Black Button"


Sang Bujana - Whatsapp akhir-akhir ini heboh dengan adanya pesan berantai yang berisi tentang tombol hitam yang bisa membuat handphone kita berhenti (frezz) dalam beberapa detik. 

Whatsapp merupakan salah satu aplikasi berbasis komunikasi yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan Whatsapp menggunakan memori hape anda sangat sedikit sekali, serta cara penggunaan yang sangat familiar, mudah, lengkap dan juga menggunakan data sangat sedikit (irit kuota hehehe).

Whatsapp sendiri memiliki fasilitas yang cukup mumpuni dari pada pesaingnya yang serupa seperti Line, Telegram, Callind, Kakao talk dengan beragam fitur yang ditawarkan. Mulai dari mengirim text, gambar, pesan suara bahkan video call. Selain itu kita juga bisa mengetahui posisi orang lain (termasuk pacar) detik demi detik dengan fasilitas bagi lokasi terkini.

Malware sendiri merupakan bahasa pemrograman komputer yang biasa digunakan untuk membantu programer dalam mengumpulkan data, namun bagi programer tertentu, malware digunakan untuk tindakan yang kurang terpuji seperti mencuri data, pin, pasword orang lain dengan cara mengirim lewat email, dimasukkan lewat aplikasi tertentu dan beberapa cara lainnya.

Sedangakan malware yang lagi heboh di whatsapp saat ini sama persis dengan apa yang dilakukan malware lainnya di bahasa pemrograman komputer. Hape anda yang berbasis android saat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bahasa pemrograman komputer, namun berbeda di beberapa sisi saja.

Cara kerja malware "Black Button"/Tombol Hitam

Saat Sang Bujana menerima pesan melalui aplikasi Whatsapp, dengan embel-embel kata "Jangan", maka ada rangsangan ke otak kita untuk melawan kata jangan itu, dan benar saja, sistem hape berhenti seketika selama beberapa detik. 

Setelah beberapa detik muncul notifikasi pemberitahuan bahwa whatsapp tidak berfungsi. Muncullah pilihan apakah saya akan menunggu atau memilih menutup aplikasi tersebut. Muncul beragam pertanyaan dari para pengguna whatsapp, bagaimana itu bisa terjadi? Apa yang terjadi dengan hape saya? Nah kita simak penjelasan berikut.

Saat kita menekan "Black Button", bahasa pemrograman pada teks tersebut mengirim sinyal ke sistem android hape kita, sinyal
 itu serupa dengan sinyal tombol "Paksa Berhenti" di menu setting aplikasi terinstal. Nah saat itu Aplikasi whatsapp kita dipaksa untuk menghentikan sistem peluncurnya. 

Berbeda dengan sistem pemrograman "Paksa Berhenti" pada sistem bawaan OS android kita, sistem bahasa pemrograman Black Buttom atau tombol hitam tidak dapat menghentikan secara total sistem peluncur aplikasi Whatsapp. Sehingga hanya akan frezz/beku beberapa detik saja.

Yang patut diwaspadai adalah malware tombol hitam melepas program tambahan yang "mencuri" data pribadi di android (saat kondisi frezz berlangsung) seperti pin, username dan pasword email, mobile banking, serta aplikasi pribadi kita. So jangan sobat-sobat sebarkan karena sangat rentan dan berbahaya sekali.