Thursday, April 26, 2018

Garam Ku Sayang Garam Ku Malang

 Engkau Garam Siapa

Garamku tak lagi asin
Garamku tak se nikmat dulu
Garamku penuh limbah

Limbah yang lebih parah dari industrialisasi
Limbah yang lebih kotor dari pabrik asam
Limbah kemunafikan dan angkara

Wahai garamku, jangan engkau mengeluh
Mengeluh atas pengkhianatan tengkulakmu
Kecewa atas sindiran yang tak berkesudahan

Garamku, Engkau intan permata kami
Engkau penopang hidup kami
Maafkan kekhilafan kami yang mendustaimu


*Puisi bebas tentang jeritan hati petani garam @september 2017

Menambah wawasan, mencerdaskan kehidupan bangsa.


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)

Note: Only a member of this blog may post a comment.